Finansial

Mengenal KSEI Sebagai Regulator Pasar Modal

ksei
Written by Fariz Gobel

KSEI adalah singkatan dari Kustodian Sentral Efek Indonesia. Lembaga yang satu ini memiliki peranan besar dalam menjaga stabilitas transaksi di pasar modal. Ya, kita tahu bersama bahwa dengan perkembangan teknologi yang semakin maju serta makin cepatnya transaksi di Bursa Efek, tentu harus ada lembaga yang berperan sebagai regulator atas berjalannya pasar modal.

KSEI Didirikan di Jakarta pada 23 Desember 1997. Satu tahun setelah itu, KSEI memperoleh izin usaha tepatnya pada 11 November 1998. Sejak didirikan dalam mulai menjalankan perannya, KSEI merupakan salah satu Self-Regulatory Organization (SRO) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Sebagai lembaga regulator pun KSEI memiliki dasar hukum yaitu, Undang-undang nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Dengan adanya legalitas tersebut, KSEI hadir untuk menjawab kebutuhan dasar seorang investor. Ketika seorang investor memutuskan untuk berinvestasi di pasar modal, entah itu berupa instrumen keuangan saham, obligasi, reksadana, ataupun efek lainnya, apa sebenarnya yang menjadi harapan dari investor tersebut?

Selain profit yang memang merupakan orientasi, seorang investor mengharapkan rasa aman atas transaksi yang dilakukannya. Rasa aman ini merupakan reaksi natural terhadap dana yang diinvestasikan agar tidak sirna begitu saja.

Untuk menjamin rasa aman investor tersebut maka KSEI sebagai regulator yang mendukung perkembangan pasar modal Indonesia secara aktif dan berkelanjutan. Dalam menjamin rasa aman tersebut serta meningkatkan kepercayaan Investor dalam berinvestasi, KSEI menerbitkan semacam identitas khusus kepada para investor.

Identititas tersebut dikenal dengan SID atau Single Investor Identification.  Penulis sendiri telah memiliki SID dan telah melakukan aktivasi saat pertama kali berinvestasi di produk reksadana.

Email SID dari KSEI

Dengan memiliki SID, sejatinya kita telah resmi terdaftar sebagai investor di pasar modal. Tidak peduli nilai investasi kita besar ataun kecil, sebagai investor kita berhak untuk dilindungi. Penerbitan SID oleh KSEI ini sudah dimulai sejak 2016 lalu berdasarkan Peraturan KSEI No. I-E Tentang Single Investor Identification (SID) (Lampiran Surat Keputusan Direksi KSEI No. KEP-0029/DIR/KSEI/0616 tanggal 21 Juni 2016.

Sebagai lembaga regulator, KSEI memberikan informasi kepada investor untuk melihat perkembangan portofilio mereka lewat fasilitas AKSes. Fasilitas tersebut bisa dibuka oleh investor setelah memperoleh dan mengaktifkan SID.

Dengan AKSes, investor bisa memonitor mutasi atas instrumen keuangan yang mereka miliki. Bahkan dengan fasilitas ini investor bisa secara real time melihat perkembangan pasar baik saham, reksadana maupun obligasi. So, kita sebenarnya ga perlu khawatir untuk mulai berinvestasi. Begitu banyak instrumen keuangan yang bisa kita jadikan pilihan. Apalagi sudah ada KSEI, investasi kita dijamin aman.

About the author

Fariz Gobel

Leave a Comment