Bisnis

Metode Analisis SWOT dalam Membangun Bisnis

swot
Written by Fariz Gobel

Analisis SWOT sudah tak asing lagi ditelinga para pegiat ilmu manajemen. Ya, strategi yang satu ini begitu melekat dan tak pernah lepas dari lingkup model bisnis manapun. SWOT merupakan kepanjangan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Thereats.

Secara simpel, dapat penulis katakan bahwa SWOT adalah ringkasan dari keunggulan dan kelemahan organisasi atau perusahaan yang dikaitkan dengan peluang dan ancaman lingkungan. Tujuan dari analisis SWOT sebenarnya untuk membantu para pengambil kebijakan dalam melihat organisasainya relatif terhadap para pesaing. Artinya secara eksistensi dengan segala diversifikasi produk yang mereka bangun tidak luput dari pengaruh saingan di lapak yang serupa. Apakah hanya sebatas itu? Tentu tidak, bahkan untuk produk yang berbeda pun, perusahaan bisa terlibat dengan memanfaatkan opportunies atau peluang. WELL, untuk lebih jelasnya mari kita bedah one by one.

#Strengths atau Kekuatan

Strength menggambarkan beberapa unsur yang membentuk kekuatan sebuah organisasi. Unsur-unsur tersebut dapat berupa keunggulan sumber daya, kapabilitas bersaing, serta kompetensi yang dimiliki.

#Weaknesses atau Kelemahan

Kelemahan ini dapat berupa keterbatasan sumber daya dan kelemahan dalam menghadapi persaingan.

#Opportunities atau Peluang

Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesempatan dalam membangun sebuah bisnis. Dengan melihat peluang, sebuah bisnis dapat dibangun mengikuti perkembangan tren agar menghasilkan produk yang sejalan dengan kebutuhan konsumen.

#Threats atau Ancaman

Analisis ancaman pada dasarnya adalah untuk mengidentifikasi  faktor yang dapat menghambat perkembangan sebuah organisasi. Organsisasi harus dapat memperkirakan sejauh mana dapat bertahan dilingkungan bisnis dengan memperhatikan sumber daya yang dimilikinya, memperhatikan strategi dan jumlah pesaing, seperti apa minat konsumen agar tidak keliru dalam menciptakan dan mengembangkan produk serta sebesar apa kemampuan finansial perusahaan.

Faktor Internal dan Eksternal SWOT

Dalam analisis SWOT, terdapat dua faktor penting yang akan memberikan gambaran hasil dari analisis yang diterapkan. Kedua faktor tersebut berasal dari dalam lingkungan bisnis organisasi atau internal serta dari luar organisasi atau eksternal.

Strengths dan Weaknesses adalah dua analisis yang mempertimbangkan faktor internal perusahaan. Sebab tujuan dari analisis kekuatan dan kelemahan adalah untuk mengamati sumber daya organisasi yang tersedia, kapabilitas bersaing yang diukur dari ketersediaan modal, serta kompetensi dalam menghadapi kompetitor.

Tentu saja untuk memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh, sebuah organisasi atau perusahaan yang memiliki aspek kekuatan yang lebih menonjol dibandingkan dengan kelemahan.

Setelah mempertimbangkan dua kompenen kekuatan dan kelemahan, perusahaan mulai mengamati kondisi lingkungan atau faktor eksternal. Lingkungan disini memiliki pengertian yang cukup luas, tergantung aspek bisnis yang dibangun.

Untuk mengidentifikasi lingkungan tersebut, maka dibuatlah analisis Opportunities (kesempatan) dan Threats (Ancaman). Kesempatan dimanfaatkan perusahaan untuk mengamati perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen guna mengembangkan produk yang relevan. Kesempatan ini pun bisa berasal dari ketidakmampuan pesaing dalam memenuhi kebutuhan pasar. Karena inkonsistensi lawan adalah peluang untuk masuk ke pasaran dengan produk yang lebih unggul.

Adapun analisis threats dilakukan dalam rangka mengamati ancaman apa saja yang sedang dan mungkin akan dihadapi oleh bisnis yang sedang kita bangun. Tujuan dari analisis ini adalah agar kita siap menghadapi hambatan tersebut.

Contoh Analisis SWOT

Alangkah lebih baik jika kita melihat bagaimana penerapan strategi bisnis dengan konsep analisis SWOT yang sudah penulis bahasa diatas. Anggap saja kita sedang membangun bisnis warnet, maka dengan analisis SWOT, kita dapat mengidentifikasi beberapa hal sebagai berikut.

Strengths

  • Kualitas jaringan dan ketersediaan PC yang memadai
  • Warnet dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan
  • Harga dapat dijangkau oleh pelangaan khususnya target pasar dalam bisnis warnet ini, misalnya dengan tarif Rp 4.000/ jam tentu akan terjangkau bagi kalangan anak-anak yang sebagian besar belum memiliki pekerjaan
  • Sesekali mengadakan promo, untuk mempertahankan jumlah pelanggan

Weaknesses

  • Kualitas jaringan yang disediakan masih sangat rendah serta jumlah PC yang disediakan terbatas
  • Modal belum cukup untuk memulai bisnis warnet ini

Opportunities

  • Kebutuhan akan internet baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang terus meningkat
  • warnet merupakan model usaha yang banyak digemari berbagai kalangan

Threats

  • Jumlah warnet yang cukup banyak
  • ada beberapa warnet yang menawarkan harga lebih murah dan terjangkau
  • faktor kesehatan yang berdampak pada pelanggan warnet

Dengan adanya analisis SWOT seperti diatas, maka sebelum merintis sebuah usaha baru atau membangun perusahaan, kita bisa mendapatkan gambaran real tentang kondisi pasar dan kompetensi yang kita miliki. Dengan analisis SWOT pun perencanaan dan strategi bisnis yang diterapkan akan menjadi matang.

About the author

Fariz Gobel

Leave a Comment